Posted by : Unknown Kamis, 29 Mei 2014

1.                            Pada bulan juli 2009, twitter (salah satu jejaring social) kembali menjadi media infeksi modifikasi New Koobface, worm yang mampu membajak akun twitter dan menular melalui postingannya, dan menjangkit semua followers. Kasus ini hanya sebagian dari sekian banyak kasus penyebaran malware di seantero jejaring social. Twitter tak kalah jadi target, pada agustus 2009 diserang oleh penjahat cyber yang mengiklankan video erotis. Ketika pengguna mengkliknya, maka otomatis mendownload trojan-downloader.win32.banload.sco.
2.                       Kasus virus computer yang terjadi di luar negeri, selebrity Hollywood Cameron Diaz sebuah perusahaan keamanan computer di Amerika Serikat, McAfee, mengeluarkan data tahunan atas “Selebrity Paling berbahaya di Cyberspace”. Berbahaya dengan melihat atau “mendownload” foto bintang Hollywood tersebut pengguna riskan terkena “Cyber Crime” yang saat ini sedang marak terjadi. Cameron Diaz menjadi selebrity peringkat teratas yang fotonya sering “diburu”. Pihak-pihak nakal tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk berbuat “usil”. McAfee mengatakan pencarian terbaru atas foto Cameron Diaz memberikan peluang 10% terhadap “Cyber Crime”. Setelah mendownload foto bintang Hollywood ini maka pengguna diarahkan pada sebuah situs web yang diuji positif untuk ancaman online, seperti spyware, adware,spam, phishing, virus dan malware lainnya. Setelah computer terinfeksi, penjahat dapat mencuri password online banking korban, password email, ataupun masuk ke data penting perusahaan.
3.           Code Red, 2001
Dimulai pada 13 juli. Code Red atau Kode Merah menginfeksi banyak computer yang menjalankan Microsoft IIS Web server, mengeksploitasi buffer overflow dan mengotori situs web dengan teks, “HELLO! Selamat Datang di http://www.worm.com ! Hacked By Chinese !” Guna memperbaiki jaringan yang telah rusak, dibutuhkan waktu sekitar satu bulan, dengan menelan biaya $ 2,6 Milyar.
4.           VBS/I love you, 2000
Dimulai pada tanggal 4 Mei di Filipina, virus ini menyebar ke seluruh dunia dalam satu hari dengan menggunakan email computer yang terinfeksi. Sederet daftar alamat untuk mngirim sejumlah besar pesan diarahkan pada sasaran baru. VBS diduga telah menyebabkan $ 5,5 Milyar kerusakan, seperti system email perusahaan dan pemerintah yang sengaja harus dimatikan untuk membasmi virus.




Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © ♦12.4C.12♦ -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -